Notification

×
Copyright © Terdepan Mengabarkan Tentang Indonesia

Kuliner

Iklan

BIN Kaltara Soroti Peredaran Rokok Berpita Cukai

Detak Terkini
Rabu, 02 Maret 2022, Maret 02, 2022 WIB

 

Operasi penindakan rokok ilegal yang dilakukan Bea Cukai Tarakan belum lama ini. (Foto: Dok/Koran Kaltara)

TARAKAN, DetakTerkini.com – Badan Intelejen Negara (BIN) Daerah Kalimantan Utara menyoroti peredaran rokok berpita cukai yang salah peruntukannya, dan banyak bertebaran di pasaran.

Binda Kaltara bersama beberapa aparat penegak hukum melakukan rapat koordinasi untuk menindaklanjuti hal tersebut.

Kepala Binda Kaltara, Brigjen TNI Andi Sulaiman mengatakan, pita cukai yang salah peruntukkan dan terjual bebas di pasaran bisa merugikan negara.

“Pita cukai ini tidak semestinya, istilahnya salah tempel. Rokok-rokok seperti ini yang merugikan negara. Ibaratnya, rokok dijual ke sini menggunakan pita cukai yang tidak semestinya,” tuturnya, Selasa (1/3/2022) dikutip dari Koran Kaltara.

Dalam rapat koordinasi yang dilakukan, pihaknya sudah meminta kepada semua aparat hukum terkait, khususnya Bea Cukai Tarakan untuk bisa menindaklanjuti pelaku yang menggunakan pita cukai palsu tersebut.

Ia menegaskan, rokok dengan pita cukai asal tempel ilegal, lantaran tidak membayar pajak dengan jumlah yang sudah ditetapkan.

“Pita cukai tidak palsu, tapi penempatannya tidak sesuai. Kemudian harganya sudah tidak sesuai,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan lagi, temuan rokok ilegal ini sudah lama ia temukan di pasaran. Sehingga, pihaknya meminta kepada Bea Cukai Tarakan yang memiliki kewenangan menangani perkara tersebut.

Bahkan, ia meminta untuk segera melakukan operasi pasar untuk memberantas rokok yang memiliki pita cukai tidak sesuai peruntukkannya. Penelusurannya di lapangan, rokok dikirim ke Tarakan menggunakan kontainer.

Selain itu, didapati ternyata rokok ilegal tersebut beredar hampir di semua daerah di Kaltara.

Meski Bea Cukai Tarakan sudah pernah melakukan operasi pasar, namun operasi tersebut akan dilakukan lagi dalam waktu dekat ini.

“Jadi rokok-rokok ini tidak sampai ekspor dan beredar di lokal saja. Rokok ini dari Jawa masuk ke Tarakan melalui kontainer, itu informasinya,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasi Penindakan dan Penyidikan di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tarakan, Yoga Swara menambahkan, pihaknya bersama instansi lainnya akan menindaklanjuti temuan Binda Kaltara.

Terutama, terhadap peredaran rokok dengan pita cukai yang salah peruntukannya.

“Selama ini, kami juga sudah menemukan rokok dengan beberapa merek yang penempatan pita cukai yang tidak sesuai. Kalau rokok Ilegal di sisi Bea Cukai terkait dengan pungutan cukainya,” katanya.

Menekan peredaran rokok ilegal, saat ini sudah gencar dilakukannya. Salah satunya dengan melakukan operasi pasar.

Selain itu, menekan peredaran rokok ilegal tidak hanya dilakukan di tempat peredaran, namun untuk daerah distribusi dan produksi juga harus ditekan.

Yoga menerangkan, rokok yang ilegal ini memiliki beberapa kriteria. Diantaranya yaitu tanpa pita cukai, memakai pita cukai, memakai cukai bekas.

Kemudian untuk rokok ilegal yang ditemukan oleh Binda, dikategorikan penempatan pita cukai yang tidak sesuai peruntukannya.

“Tahun ini ada beberapa kali operasi yang akan kami lakukan nanti. Termasuk yang disampaikan Binda, pita cukai yang tidak sesuai peruntukannya, artinya tidak memenuhi pelekatan yang tidak sesuai dan itu ada sanksinya,” tandasnya.

Komentar

Tampilkan

  • BIN Kaltara Soroti Peredaran Rokok Berpita Cukai
  • 0

FEC MEDIA NETWORK

Topik Populer

Iklan Dalam Feed