Notification

×
Copyright © Terdepan Mengabarkan Tentang Indonesia

Kuliner

Iklan

Kecanduan Game Online, Seorang Pria di Kaltara Curi Ratusan Bungkus Rokok

Detak Terkini
Kamis, 24 Februari 2022, Februari 24, 2022 WIB

 

Pelaku pencurian ratusan bungkus rokok, STS beserta barang bukti di Mapolsek Kawasan Pelabuhan. (Foto : Sahida)


TARAKAN, DetakTerkini.com – Berdalih tidak memiliki pekerjaan, pria pengangguran berinisial STS alias Arul (25) mencuri rokok di salah satu kios yang ada di Jalan Yos Sudarso. Beraksi 27 Januari, STS tertangkap Unit Reskrim Polsek Kawasan Pelabuhan, Senin (21/2/2022).

Dari STS ini diamankan gembok kios korban, Vape beserta RDA, 40 bungkus rokok merk Marlboro, 40 bungkus rokok merk Sampoerna, 20 bungkus rokok merk Magnum, 34 bungkus rokok merk LA, 20 bungkus rokok merk Club dan 10 bungkus rokok merk Marcopolo. Dengan kerugian materil korban sekitar Rp12.500.000.

Kapolres Tarakan AKBP Taufik Nurmandia melalui Kapolsek Kawasan Pelabuhan, Alfian Yusuf menuturkan, pihaknya menindaklanjuti laporan polisi dari warga Jalan Yos Sudarso, RT. 23, Kelurahan Selumit Pantai.

“Unit Reskrim Polsek Kawasan Pelabuhan melakukan pengembangan dan penyelidikan. Senin (21/2/2022), kami amankan STS saat sedang membeli di pinggir jalan,” kata dia, Rabu (23/2/2022) dikutip dari Koran Kaltara .

Pengakuan ST, menyatroni kios korban sekira pukul 03.00 Wita dan masuk dengan cara mencongkel rolling door menggunakan potongan besi. Di dalam kios, ST mengambil rokok dan vape beserta uang tunai Rp1,3 juta yang ada di laci meja.

STS kemudian menjual semua rokok vape curian di rombong penjual pinggir jalan dengan alasan barang tersebut sisa hasil pekerjaannya di pelabuhan, hingga akhirnya pembeli mau.

Hasil penjualan Rp4 juta digunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari seperti makan dan beli pulsa. Selain itu, ST bahkan memanfaatkan uang hasil curiannya untuk biaya game online dan membeli sabu.

“Pembeli rokok mengira pelaku benar bekerja di pelabuhan, jadi rokok dijual dengan harga miring, makanya berani membeli. Vape dijual Rp200 ribu, kalau rokok dijual murah. Hasilnya buat main game onlie sama sabu. Mungkin karena lingkungannya wilayah peredaran narkotika,” bebernya.

Sebelum tertangkap kali ini, STS merupakan residivis kasus pencurian. Tertangkap Unit Resum Polres Tarakan dan menjalani hukuman 5 bulan penjara.

Sebelum beraksi, STS melakukan survei terlebih dahulu, keluyuran untuk mencari di lokasi sasaran. Setelah memastikan situasi aman, sepi dan masih dinihari, STS segera beraksi.

“Sudah beberapa kali juga STS ini memantau situasi kos. Kebetulan, TKP pencurian tidak jauh dari kos pelaku,” katanya.

Pihaknya juga masih melakukan pemeriksaan terhadap penadah barang curian STH, jika memungkinkan bisa disangkakan pasal 480 KUHPidana tentang penadahan.

Penetapan tersangka, kata dia tergantung dari petunjuk Jaksa. Sedangkan STS disangkakan dengan pasal 363 ayat 3 ke 5 KUHPidana dengan anaman hukuman 7 tahun penjara.

“Kalau dalam perkara rokok ini baru STS kami tetapkan sebagai tersangka. Ada perkara berkaitan Vape ini masih kami mintai keterangan sebagai saksi dulu,” imbuhnya.

Komentar

Tampilkan

  • Kecanduan Game Online, Seorang Pria di Kaltara Curi Ratusan Bungkus Rokok
  • 0

FEC MEDIA NETWORK

Topik Populer

Iklan Dalam Feed