Notification

×
Copyright © Terdepan Mengabarkan Tentang Indonesia

Kuliner

Iklan

39 Orang dari Tarakan Diamankan Saat Hendak Masuk Tawau, Malaysia

Detak Terkini
Jumat, 18 Februari 2022, Februari 18, 2022 WIB


Lanal Nunukan saat mengevakuasi puluhan WNI yang diduga akan berangkat ke Tawau. (Foto: Asrin)


NUNUKAN, DetakTerkini.com – Aksi nekat para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang ingin masuk ke wilayah Malaysia secara ilegal masih terus terjadi.


Terbaru, Tim Second Fleet Quick Respons (SFQR) Pangkalan TNI AL (Lanal) Nunukan, mengamankan 39 penumpang yang diduga sedang menuju ke Tawau, Malaysia, Rabu (16/2/2022).

Komandan Lanal Nunukan, Letkol Laut (P) Arief Kurniawan Hartanto mengungkapkan, puluhan penumpang itu menaiki dua speedboat reguler yang bertolak dari Tarakan menuju Sei Nyamuk, Sebatik. Kedua speedboat itu, yakni speedboat Celebes dan speedboat Cinta Damai.

“Awalnya, jam 6 pagi itu kami sudah dapat informasi dari masyarakat bahwa ada penumpang diduga calon PMI ilegal mau berangkat ke Tawau melalui Sebatik. Nah, tim langsung bergerak dan membagi tugas di lapangan,” terangnya kepada Koran Kaltara, Kamis (17/2/2022) dikutip dari Koran Kaltara.

Benar saja, sekira pukul 8.30 Wita, Rabu (16/2/2022), Tim SFQR Lanal Nunukan melihat dua speedboat dari Tarakan yang memasuki alur Sungai Sei Nyamuk.

Tim SFQR Lanal Nunukan pun langsung melakukan pemeriksaan terhadap dua speedboat tersebut.

“Kami langsung amankan penumpangnya dan membawa speedboat tersebut ke Posal Sei Nyamuk untuk dilakukan pemeriksaan awal,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan, kata dia, memang sebagian besar penumpang tersebut terindikasi akan berangkat ke Tawau secara ilegal melalui Sebatik.

Speedbot Celebes GT 04 dinakhodai JF warga Tarakan dan ABK nya berinisial SY warga Sebatik. Sementara speedboat Cinta Damai 02 GT 02 itu dinakhodai IS warga Tarakan dan AS sebagai ABK juga warga Tarakan.

“Setelah sempat dibawa ke Posal Sei Nyamuk, seluruh penumpang dan barang buktinya kami kawal untuk menuju Mako Lanal Nunukan agar dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” bebernya.

Untuk rincian penumpangnya, kata dia, dari 39 orang itu terdiri 26 orang dewasa, yakni perempuan dewasa delapan orang dan laki-laki dewasa 18 orang.

Tak hanya itu, ada 13 masih status anak-anak yang terdiri dari sembilan anak laki-laki dan empat anak perempuan.

“Seluruh penumpang bersama barang bawaannya kami diserahkan ke BP2MI Kabupaten Nunukan untuk Proses lebih lanjut. Mereka nantinya akan ditempatkan di Rusunawa Nunukan Selatan,” bebernya.

Arief mengungkapkan, penyeberangan penumpang ke Malaysia hingga saat ini belum dibuka. Sebab, Malaysia masih memberlakukan lockdown sejak beberapa tahun terakhir.

“Makanya banyak masyarakat kami yang memilih jalur ilegal agar tetap masuk ke wilayah Malaysia, tentunya tidak memiliki dokumen yang resmi,” jelasnya. (*)
Komentar

Tampilkan

  • 39 Orang dari Tarakan Diamankan Saat Hendak Masuk Tawau, Malaysia
  • 0

FEC MEDIA NETWORK

Topik Populer

Iklan Dalam Feed