Notification

×
Copyright © Terdepan Mengabarkan Tentang Indonesia

Kuliner

Iklan

Pemerintah Alokasikan Dana Untuk 16 Rute di Kaltara

Detak Terkini
Senin, 17 Januari 2022, Januari 17, 2022 WIB


PEMBANGUNAN - Sejumlah agenda pembangunan Bulungan, mengacu pada RPJMD. (Foto : Nurjannah)


 TANJUNG SELOR, DetakTerkini.com – Sebagai daerah yang memiliki sejumlah wilayah pedalaman dan perbatasan, pemerintah pusat masih memberikan perhatian terhadap Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Seperti diketahui, ada beberapa titik daerah yang hanya bisa ditempuh melalui jalur udara menggunakan pesawat terbang.


Tahun 2022, melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), pemerintah memberikan subsidi untuk penerbangan perintis. Setidaknya ada sebanyak 16 rute di Kaltara yang mendapat alokasi dana dari pusat itu.

“Untuk tahun 2022 ini kita mendapat amanah untuk melayani penerbangan perintis dengan 16 rute,” kata Kepala Bandara Internasional Juwata Tarakan Agus Priyanto dalam rilisnya, beberapa waktu lalu dikutip dari Koran Kaltara

Koordinator wilayah Kaltara untuk penerbangan perintis ini juga mengemukakan, tidak hanya untuk penumpang, subsidi untuk muat barang alias kargo. Bahkan ada tambahan satu rute baru sesuai usulan yang disampaikan korwil Tarakan.

“Untuk rute perintis kargo Tarakan – Long Layu merupakan rute baru pada tahun ini,” ujarnya.

Adapun rute penerbangan perintis untuk penumpang melayani rute dari Tarakan, di antaranya Tarakan – Long Bawan PP dan Tarakan – Maratua PP. Untuk rute Malinau, yakni Malinau – Long Bawan PP, Malinau – Long Pujungan PP, Malinau – Mahak Baru PP, dan Malinau – Data Dian PP. Kemudian rute Nunukan, Nunukan – Long Bawan PP, Nunukan – Binuang PP, Nunukan – Long Layu PP.

Sementara untuk perintis kargo, ada lima rute terdiri dari  Tarakan – Long Bawan, Tarakan – Long Ampung, Tarakan – Binuang, Tarakan – Long Sule dan Tarakan – Long Layu.

Dikonfirmasi perihal tersebut, Wakil Ketua I DPRD Kaltara Andi Hamzah menyambut baik adanya subsidi penerbangan. Menurutnya, kondisi di Kaltara memang masih membutuhkan bantuan pusat untuk menjangkau daerah pedalaman dan perbatasan.

“Selama akses darat belum 100 persen bisa dilalui, maka subsidi penerbangan itu masih sangat dibutuhkan,” katanya, Minggu (16/1/2022).

Dia juga berharap, APBD provinsi dan kabupaten juga mengalokasikan anggaran subsidi penerbangan. Seperti tahun-tahun sebelumnya, program tersebut dinilai efektif membantu masyarakat pedalaman dan perbatasan.

“Kita di dewan juga terus mendorong adanya program SOA (subsidi ongkos angkut). Karena sangat membantu masyarakat,” tambahnya.
Komentar

Tampilkan

  • Pemerintah Alokasikan Dana Untuk 16 Rute di Kaltara
  • 0

FEC MEDIA NETWORK

Topik Populer

Iklan Dalam Feed